Tips memilih SSB / Sekolah Sepak Bola

Tak sedikit anak-anak bangsa yang memiliki bakat alami bermain sepakbola, bahkan banyak dari mereka tak sadar telah memainkan sang kulit bundar sejak usia dini, namun seringkali tak mendapat dukungan lebih dari lingkungannya maupun mendapatkan  sarana yang memadai untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Untuk mengembangkan talenta sepakbola yang dimilikinya, anak-anak memerlukan tempat dan pihak yang tepat untuk menyalurkan serta mengasah bakat sepakbolanya, seperti sekolah sepakbola atau yang biasa dikenal dengan SSB. Dibawah ini kami ulas beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk memutuskan sekolah sepakbola yang terbaik untuk anak, diantaranya ialah

  1. Visi & Misi SSB (Sesuai dengan Pembinaan Anak Usia Dini)

Setiap wadah atau organisasi pasti memiliki visi misi bagi tempat yang menaunginya, meskipun seringkali terdengar sedikit klise namun hal ini cukup menjadi landasan dasar sebagai bentuk komitmen bagi suatu tempat atau organisasi tersebut dalam melakukan segala kegiatan dan aktivitasnya.

Sama halnya bagi sekolah sepakbola yang harus memiliki komitmen yang tinggi, tidak hanya untuk menyukseskan proses belajar-mengajar yang akan diberikan kepada siswanya saja, namun sekolah sepakbola juga harus menjunjung nilai-nilai moral yang baik, sehingga dapat menularkan budaya positif kepada anak-anak didiknya.

Dikarenakan dalam sekolah sepakbola khususnya di Indonesia sangat berpedoman pada unsur pembinaan yang baik bagi anak-anak dan usia dini. Jadi sudah menjadi keharusan bagi sekolah sepakbola untuk mengedepankan kondisi frendly, yang aman dan nyaman bagi anak-anak didiknya.

sekolah-sepakbola3

  1. Memiliki Kredibilitas dan Reputasi

Sekolah sepakbola tak ubahnya sekolah formal yang harus memiliki kredibilitas yang baik, dimana selain memiliki reputasi dan prestasi yang baik, sekolah sepakbola yang akan dipilih supaya mempunyai track record yang bagus.

Selain itu  sekolah sepakbola juga  membutuhkan orang-orang yang paham dengan pengembangan pendidikan anak dan pengelolaan sekolah pada umumnya. SSB yang berkualitas biasanya memiliki struktur manajemen yang baik. Misalnya mereka memiliki kepala sekolah, head coach, asisten pelatih di berbagai  level usia, bendahara, fisioterapis, sekretaris, marketing atau bahkan public relation officer yang menjalin hubungan dengan klub-klub profesional maupun media.

 

  1. Memiliki Kurikulum dan Metode Pembelajaran yang Baik

Tak hanya sebagai tempat menyalurkan hoby bermain bola bagi anak, SSB juga merupakan tempat belajar, berlatih serta untuk mengembangkan kemampuan sepakbola anak-anak. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menjadi pemain bola handal yang berkualitas, sehingga mampu membela dan mengharumkan negaranya baik di dalam negeri maupun dikancah internasional. Oleh karena itu selayaknya SSB yang akan dipilih juga memiliki kurikulum yang jelas dan terstruktur.

Kurikulum juga penting untuk melihat metode pembelajaran yang diberikan SSB sebagai materi latihan dan pembelajaran di lapangan, yang perlu diperhatikan ialah, program dan kurikulum yang diberikan agar disesuaikan dengan tingkatan usia dan juga pengalaman atau kemampuan anak didik.

 

  1. Memiliki Program Latihan Terukur

Selain memiliki Kurikulum dan metode pembelajaran yang tepat, sekolah sepakbola yang berkualitas juga memiliki program-program latihan yang terukur, seperti acuan pada ketentuan yang telah lazim dalam pengembangan grassroots dan youth development. Misalnya, untuk U8 – U12 yang identik dengan fun game, kemudian untuk U12 di beberapa sekolah sepakbola ada yang sudah mewajibkan pemainnya menguasai minimal tiga dari tujuh dasar bermain bola.

Hal seperti ini harus dilakukan karena akan sangat membantu proses kenaikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk sang anak. Misalnya ketika memasuki level U14 atau U15 yang sudah dihadapkan pada situation game atau pertandingan yang sesungguhnya.

sekolah-sepakbola4

 

  1. Memiliki Pengajar/Pelatih yang Handal (Berlisensi)

Untuk menjalankan program-program dan metode pembelajaran dapat berjalan sebagaimana mestinya, sekolah sepakbola harus memiliki para staf ahli dibidangnya untuk mensukseskan proses belajar mengajar yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Hal ini tak luput dari peran seorang pelatih yang handal.

Namun untuk menjadi pelatih SSB yang handal tidaklah mudah. Seorang pelatih SSB minimal harus memiliki Lisensi D dan C Nasional atau AFC sehingga dia akan sangat paham dengan grassroots & youth development (pengembangan anak). Dia akan tahu persis kapan waktunya harus latihan, pembentukan karakter, atau saat game di lapangan hingga asupan nutrisi yang disarankan sesuai kondisi dan kebutuhan sang anak didiknya masing-masing. Tanpa bekal lisensi-lisensi diatas belum tentu sang pelatih paham menangani tim SSB dari usia dini.

Tak sampai disitu memiliki pelatih dengan kepribadian yang cakap menjadi point lebih bagi suatu SSB, usahakan anak dilatih dengan cara yang benar dan positif, selayaknya menangani anak-anak dan usia dini, selain tegas pendidik diharapkan memiliki sifat kepedulian dan empati yang tinggi terhadap anak.

 

  1. Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana yang memadai cukup penting guna menunjang proses belajar-mengajar anak, hal ini erat kaitanya untuk anak bisa mendapatkan kualitas belajar secara maksimal baik secara teori maupun praktek dilapangan.

Maka sarana dan prasarana yang perlu diperhatikan meliputi, lapangan yang cukup luas dengan kualitas rumput yang baik, ruangan/kelas/kantor, tribun/ruang tunggu orang tua, ruang ganti pemain, toilet, fasilitas medic dan biasanya disertai dengan lampu stadion bila ssb tersebut meyelenggarakan kelas malam, tempat parkir yang memadai, kantin dan mushola.

Selain hal diatas kelengkapan peralatan juga tak kalah penting. SSB yang berkualitas akan menyediakan segala peralatan yang dibutuhkan guna mendukung proses berjalannya belajar dan berlatih bagi para siswanya. Seperti mulai dari agility ladder, training marker post, training hurdle, cones tinggi dan rendah, mangkuk, ketersediaan bola, rompi serta kostum latihan dan kostum pertandingan dalam jumlah memadai.

 sekolah-sepakbola2

  1. Aktif Mengikuti Kompetisi

Untuk mengasah kemampuan anak dilapangan, perlu kiranya sekolah sepakbola aktif mengikuti turnamen atau kompetisi yang diselenggarakan baik di dalam maupun diluar negeri, hal ini baik untuk meningkatkan jiwa kompetisi anak, kekompakan dan menumbuhkan sikap percaya diri anak serta melatih kemampuan mereka saat bertanding.

Di Indonesia khususnya di kota-kota besar sudah banyak SSB yang konsisten dan aktif dalam dalam kompetisi / turnamen / liga tertentu. Setidaknya sekolah sepakbola tersebut rutin mengadakan pertandingan persahabatan dengan SSB lain. Hal ini dapat dijadikan tolak ukur bagi kemampuan dan perkembangan para pemain, selain itu kompetisi juga menguji dan mengasah mental para pemain di dalam kondisi game sesungguhnya.

 

  1. Menentukan Lokasi

Selain hal-hal tersebut diatas, lokasi merupakan hal yang patut dipertimbangan bagi orang tua untuk memilihkan sekolah sepakbola yang tepat untuk sang anak. Dan pemilihan lokasi yang dekat dengan wilayah tempat tinggal merupakan salah satu point penting lainnya.

Hal tersebut dikarenakan anak memiliki waktu dan jarak tempuh yang lebih cepat untuk sampai di SSB, dan jarak yang dekat tidak akan menguras energi dan strest si anak dalam perjalanan. dengan begitu anak lebih bersemangat dan tingkat disiplinnya akan lebih tinggi. Tak hanya itu dengan lokasi yang lebih dekat dengan rumah, membuat anak dapat lebih memaksimalkan waktunya untuk kegiatan-kegiatan lainnya di luar SSB, seperti kegiatan di sekolah formalnya, bimbel, dan menghabiskan waktu lebih banyak untuk keluarga dirumah.

“Namun jarak dekat pun tidak menjadi prioritas dalam pertimbangan anda bila memang di area sekitar anda sulit ditemukan SSB dengan kualitas yang sesuai dengan pertimbangan anda” pertimbangan selain pertimbangan poin-poin sebelumnya, juga bila sang anak mampu menembus dengan jalur beasiswa pertimbangan jarak mungkin dapat dikesampingkan.

Beberapa orang tua malah justru support sang anak dengan mengedepankan kualitas SSB ketimbang pilihan kedekatan jarak SSB

 

Demikian tips bagaimana memilih sekolah sepakbola sesuai dengan kebutuhan anak, semoga dapat menjadi petimbangan dan referensi yang tepat agar hobi anak dapat tersalurkan dengan baik serta potensi bakat sepak bola anak dapat mampu berkembang secara maksimal.

 

Share & Like Artikel ini :
2237

9 thoughts on “Tips memilih SSB / Sekolah Sepak Bola

  • 27 Mei 2016 at 9:15 am
    Permalink

    bermanfaat nih infonya, terimakasih bakatbola 🙂

    Reply
  • 4 September 2016 at 5:27 pm
    Permalink

    Butuh saran dan solusi utk anakku yg hobi bola tp usianya skr sdh 17thn,dan lbh tertarik utk sklh bola dr pd kuliah seperti teman2nya,sebenarnya dia suka bola sejak sd,cuman aku ga terlalu seriusin krn aku pikir jg klu bola itu masa dpnnya krg menjanjikan,ditambah matanya yg minus tebel,tp ktnya aku ga hrs main bola kan,sklh managemen bolanya jg blh pokoknya seputar dunia bola,itu argumen anakku,,tp setelah usia 17 koq msh ada minta sklh bola,aku jd binggung,aku hrs bagaimana skr?,tks utk sarannya

    Reply
  • 5 November 2016 at 6:42 am
    Permalink

    You are like luscious Halloween candy in this blue leather jacket. Yummy! Trick or Treat! Wish I could join your meet up. I wouldn't be nervous one bit, cause I'd be doused in suds. 😉

    Reply
  • 12 Februari 2017 at 5:22 pm
    Permalink

    Portanto, a EDP que faça como toda a gente: vá para tribunal. Não gosta? Então pode ir fazer negócio para outro lado. Para a China, por exemplo. Não é o que acontece aos outros?

    Reply
  • 12 Februari 2017 at 6:01 pm
    Permalink

    I feel like you could probably teach a class on how to make a great blog. This is fantastic! I have to say, what really got me was your design. You certainly know how to make your blog more than just a rant about an issue. Youve made it possible for people to connect. Good for you, because not that many people know what theyre doing.

    Reply
  • 14 September 2017 at 6:15 am
    Permalink

    Pak saya bgtu cinta sepak bola,itulah cita cita sya,apkah bisa sya ikut sekolah bklan d umur sya yg 22 thn ini,sya mhon pak,krna sya dan bola sdah sehati

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.