Raffael Pemilik Bakat Komplit Sepak Bola

Pada gelaran 4Start football Junior Master Skill yang dilaksanakan di Jakarta 12/03/16, kembali memunculkan bakat sepak bola anak usia 8 tahun, yang maju sebagai pemenang dengan meraih juara 1 untuk kategori B.

Dengan skill diatas rata-rata untuk seusianya, Raffael Muhammad Gaitsa mampu mengungguli rekan-rekan lainnya di kategori B, ia memiliki paket dasar sepak bola yang komplit yang semestinya dimiliki penerus pesepak bola muda tanah air.

Bukan hal yang mustahil jika kepiawaiannya mengolah sang kulit bundar menurun dari bakat sang ayah yang merupakan head coach sebuah akademi sepak bola terbaik negeri ini dan juga seorang veteran anggota tim nasional U-19.

rafael-4start2

Dari penuturan sang ayah, ia menceritakan mengenai awal kecintaan sang anak pada sepak bola

“Dia main bola sejak umur 4 tahun, awalnya dia melihat saya aktif latihan, bermain dan melatih sepak bola sehingga dia memiliki ketertarikan disana, sampai dia bilang kalau sudah besar mau menjadi pemain sepakbola seperti saya, amin kalo dia bisa lebih baik dari saya” ujar Andre.

Maka tak salah bergelut dibidang yang sama, Raffael cukup mendapatkan dukungan yang begitu besar dari keluarga terutama sang ayah, oleh karenanya ia begitu bersemangat dan intens melatih kemampuan bakat sepak bola yang dimilikinya, terutama menjelang turnamen dan kompetisi yang diikutinya seperti 4Start Football Junior Master Skill akhir-akhir ini.

Diluar Kompetisi 4Start Football Junior Master Skill ini sudah begitu banyak kejuaran yang berhasil dimenangi olehnya baik secara tim maupun individu, baik di level nasional maupun International. Raffael juga pernah meraih Best Player and Top Scorer Putera Harapan kategori Usia 8 tahun, Top Scorer Bola Junior League U7 juga Top Scorer BSS Cup 2015 U8.

Dengan segala talenta bola yang dimilikinya namun tak membuat Raffael merasa tinggi hati bahkan awalnya ia sempat tidak menyangka bisa menjadi juara 1 di kategori B event  4Start Football Junior Master Skill, karena banyaknya para pemain lainnya yang tidak kalah bermain bagus dengan dirinya. Tak hanya itu dengan bekal agama yang cukup kuat dari kedua orangtuanya, Raffael memiliki cita-cita yang cukup mulia yakni ingin menjadi pemain sepak bola yang bermain di luar negeri dan hafidz Quran.

Share & Like Artikel ini :
2237

3 thoughts on “Raffael Pemilik Bakat Komplit Sepak Bola

  • 4 Juli 2016 at 2:35 am
    Permalink

    That’s way more clever than I was extgipcne. Thanks!

    Reply
  • 7 Oktober 2016 at 4:18 pm
    Permalink

    ces dernières années à l’Open d’Autralie, il y a toujours eu un invité surprise qui arrive en fin de tableau, Baghdatis, Gonzales, et maintenant Tzonga…avec un peu de chance on aura droit au même sénario que ces 2 dernières années…l’invité surprise arrive en finale face à Federer, joue sans complexe pendant 1 set et après se cripse en pensant à la victoire pour la laisser filer lol

    Reply
  • 11 Februari 2017 at 3:05 pm
    Permalink

    Good grief you’re right – I forgot, after all the complaints, most of these people DID then sigh, “but I’ll get one anyway.”Such an incredible waste.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.