Anak 7 Tahun Indonesia Mencoba Menembus Spanyol

Setelah menuntaskan masa trialnya di Inggris awal Desember lalu, kini Ocean telah merampungkan masa trialnya di kota Barcelona. Perjalanan hingga hari ini juga melalui proses yang panjang, di gembleng di ANFA sejak 4 tahun dan melanjutkan di NjSuperskillSoccer di umur 5 tahun hingga berbagai pelatihan privat yang intensif dan konsisten melahirkan bakat sepakbola ini kian matang. Kini diusianya yang juga masih belia di Negeri Matador Ocean telah mengikuti training Marcet Profesional Eurofootball Program (MPEP) yang berlangsung selama empat belas hari di Marcet Fundacion. Adapun tujuan dari program tersebut adalah untuk mengembangkan kemampuan intelegensi dalam football dan akademis sekolah, berbeda dengan training yang pernah ia ikuti sebelumnya pada Juni 2015 lalu, seperti yang disampaikan oleh sang ayah

“Ocean Juni lalu pernah mengikuti intensive coursenya, selama tiga puluh hari yang menurut saya lumayan drilling pelatihannya dan cocok untuk anak-anak yang ingin serius mengembangkan skill bola, bedanya dengan sekarang Ocean jalani trialnya adalah MPEP, lebih bermain bola dengan tingkat intelligence, sekaligus diatur jadwal program akademisnya” ujar Erwin Lim kepada BakatBola.
Adapun jadwal program akademis yang dijalani Ocean meliputi;
*pukul 7- 8 training (kecuali senin pagi)
*pukul 8.30 breakfast
*pukul 9 – 17 sore Sekolah
*pukul 14 lunch
*pukul 18 s/d 19.30 Training
*pukul 20 Dinner
*Sabtu dan Minggu Liga Federasi.
Dalam menjalani masa training selama disana Ocean tidak menghadapi masalah yang berarti, dengan cepat ia mampu beradaptasi dengan lingkungannya, hal ini membuat training Ocean kali ini lebih lancar dibandingkan saat trial di UK beberapa waktu lalu yang sempat
terkendala cuaca.

ocean-barcelona-2

Dalam menjalani masa training selama disana Ocean tidak menghadapi masalah yang berarti, dengan cepat ia mampu beradaptasi dengan lingkungannya, hal ini membuat training Ocean kali ini lebih lancar dibandingkan saat trial di UK beberapa waktu lalu yang sempat terkendala cuaca.
Dari trial yang dilakukan Ocean kali ini banyak hal-hal positif yang bisa didapatkannya, seperti yang disampaikan pula oleh sang ayah

“Selama trial tersebut skills yang terlihat menarik anak-anak dan grassroot sudah diajak bermain tiki-taka, jadi satu dua sentuhan lalu passing, sehingga bermain dengan tempo yang lebih tinggi” tutur sang ayah kembali menambahkan.
Namun dalam kesempatan ini sangat disayangkan Ocean tidak dapat mengikuti liga federasi yang sedang berjalan dikarenakan regulasi federasi yang ketat, seperti yang diketahui untuk warga asing dibutuhkan proses kurang lebih tiga sampai lima bulan untuk dapat mengikuti liga tersebut, dengan tingkat posibility yang variatif.

Disela-sela latihan Ocean, sang Ayah tidak melupakan akademis putera ketiganya itu, baginya pendidikan Ocean sama pentingnya dengan apa yang sedang ia tekuni saat ini, kemudian sang ayahpun melakukan survey dan konsultasi di sekolah lokalnya disana, sampai akhirnya ditetapkanlah sebuah tempat yang dirasa tepat untuk menunjang akademis
Ocean.

“Untuk akademisnya sudah ditetapkan masuk ke Abat Olibat Spinola, yang sangat fleksibel mendukung sport yang dilakukan sang anak, lalu karena proses untuk warga negara asing agak panjang, jadi saya sudah daftar langsung waktu Desember kemarin ke liga federasinya, kemudian sudah dilakukan proses awal medical check up yang meliputi pemeriksaan mata,
berat dan tinggi badan, dan pemeriksaan jantung EKG, itu pun masih dalam proses pengajuan, yang menurut Fundacion Marcet lebih mudah untuk anak-anak dibawah umur delapan tahun”.

Share & Like Artikel ini :
2237

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.