Trio TZF, Bomber Trisula Maut Andalan Ragunan Soccer School

Ragunan SS Merah kini berada di Puncak Klasemen dengan mengemas total 27 poin, dengan lima laga menang satu kali kalah dari enam laga yang dilakoni tim ini di LIGA BOLA U-9 & U-11.

Dengan koleksi 32 gol hingga pekan ini Ragunan SS Merah mampu menghadirkan catatan statistik yang gemilang dengan mengukir rata-rata 5.3 gol/ pertandingan. Dibalik cemerlangnya prestasi Ragunan SS Merah perlu kita tengok siapa Jugador-jugador handal dibalik itu semua.

Rupanya ada Trio TZF (Tiger, Zhihan, Frezy) yang menyuguhkan tontonan Sepakbola menghibur, dengan passing akurat dan permainan satu dua sentuhan sangat memanjakan mata penonton.

Total sudah 18 gol yang dilesakkan oleh Trio TZF, itu artinya lebih dari separuh gol Tim Ragunan SS Merah berasal dari Trio TZF, aksi cemerlang merekapun layak mendapat sorotan.

Penyerang stylist haus gol ‘Tiger Dicky’ dengan koleksi 9 golnya tampil begitu produktif ditambah dukungan dua Pemain tengah dengan skill diatas rata-rata ‘Zhihan’ Right Midfielder dan ‘Frezy’ Left Midfielder membuat Trio Trisula ini berbahaya di depan gawang lawan. Kerjasama dan kombinasi kemampuan ketiganya untuk menciptakan peluang yang seringkali berbuah goal & assist membuat lawan bingung bagaimana mengawal pergerakan mereka. Koleksi jumlah assist Trio TZF rata-rata mencapai 5.6% setiap individu, bahkan Fenzy membekukan 7 assist dalam tiga pekan menunjukkan kerjasama tim yang solid dan tanpa menunjukkan sifat egois satu sama lain, membuat Trio ini begitu produktif saat dilapangan hijau.

Penasaran tentang bakat Trio TZF ini, tim BakatBola akhirnya mengorek lebih jauh

Trio yang selalu dimainkan bersama baik pada saat pertandingan resmi maupun sesi latihan ini rupanya sudah memiliki chemistry yang sangat kuat satu sama lainnya. “Saat dimainkan dalam team ketiganya merupakan individu-individu yang selalu dapat bekerja sama dan saling mengerti & memahami karakter satu sama lain” ungkap Entrenador Ragunan SS coach Indra kepada BakatBola.

Prestasi yang memukau

Selama mereka bersama, telah banyak prestasi yang mereka torehkan baik secara pribadi maupun tim, salah satunya adalah Juara I Piala PSSI PengCab Jakarta Selatan U-10 di tahun 2014.

Tiger sendiri sebagai ujung tombak tim sudah beberapa kali menjadi Top Scorer di berbagai turnamen. Zhihan dan Frezy pun beberapa kali menjadi pemain terbaik di berbagai turnamen yang diikutinya. Tak pelak Trio TZF ini layaknya Trio MNS Barcelona yang berbahaya dimata lawan, setidaknya di kompetisi grassroots negeri ini.

Tak hanya itu mereka bertiga juga pernah terpilih sebagai pemain All-Star di Liga IJL U-12 di awal tahun 2015 pada saat mereka masih berusia 11 tahun, bahkan ‘Tiger Dicky’ masih berusia 10 tahun pada saat itu, dan ketiganya mampu bersaing dengan dengan anak-anak di atas usianya yang rata-rata berumur 12 tahun.

Di kompetisi LIGA BOLA sendiri Tiger, Zhihan dan Frezy pun seperti kompak bergantian menciptakan Hattick selama tiga pekan. Tiger dua kali hattrick pada saat Ragunan SS Merah menghadapi Taruna Jaya di pekan pertama pada 13 September 2015 dan saat melawan Tunas Asa di pekan kedua 27 September 2015, Frezy mencetak hattricknya saat timnya berduel dengan GMFC di pekan ke 2 di 27 September 2015, dan Zhihan membekukan hattrick nya saat timnya melawan RSS Hijau di pekan ketiga pada 4 oktober 2015.

Bagaimana awal mula menemukan bakat mereka?

“Bakat mereka ditemukan melalui latihan regular setiap, selasa, kamis dan minggu sejak terdaftar sebagai siswa RSS (Ragunan Soccer School). Mereka adalah siswa yang selalu datang paling dahulu dan pulang paling akhir. Diluar latihan regular mereka juga selalu menyempatkan bersentuhan dengan bola seperti juggling, latihan akurasi dan lain-lain, saya rasa kedisiplinan dan kemauan keras ke tiga anak inilah yang menjadikan mereka seperti saat ini” ujar pelatih Grassroots U-11 & 12 itu.

Rupanya porsi latihan menjadi salah satu kunci untuk menggali bakat-bakat istimewa di SSB yang ber-homebase di GOR Ragunan ini.

Lalu hal apa yang membuat mereka begitu matang diusianya?

Tiger dan Zhihan yang bersama di RSS sejak 2009 dan bergabungnya Frezy di 2012 membuat Trio ini kian kompak, dan kuncinya adalah: “Disiplin, Mau berlatih dan dilatih, Memiliki bakat dan kemampuan bawaan, Serta kedekatan emosional ketiganya” tutur Coach Indra.

trio-tzf2

Apa rencana kedepan buat mereka bertiga?

“Sebagai Coach yang melatih mereka sejak usia sangat dini, tentu saya mempunyai harapan besar untuk menjadikan mereka pemain bola dengan kemampuan mumpuni untuk berlaga di kancah Nasional bahkan Internasional. Maka harapan kami kondisi Sepakbola tanah air segera membaik dan bibit-bibit pemain bola berbakat segera mendapat kesempatan berlaga dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional” Pesan Coach Indra mengakhiri sesi tanya jawab kami.

Dengan melihat potensi Trio TZF BakatBola akan terus memantau perkembangan mereka

Share & Like Artikel ini :
2237

5 thoughts on “Trio TZF, Bomber Trisula Maut Andalan Ragunan Soccer School

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.